This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 03 April 2013

Kisah Sukses Bob Sadino

19 Tips Menjadi Pengusaha Sukses Ala Bob Sadino


Untuk menjadi seorang pengusaha tidaklah mudah bagi semua orang, perlu kesiapan kesiapan mental yang akan banyak dihadapi.  Bagi orang yang siap itulah yang akan menjadi pengusaha sukses inilah 19 tips sukses ala Bob Sadino :

1.Realisasikan ide secara maksimal
Sebenarnya setiap orang itu memiliki potensi dan impiannya masing-masing. Hanya saja yang menjadi kendala adalah impian-impiannya nya itu tidak pernah di coba untuk di realisasikan. Ada pepatah bijak mengatakan, “ide-ide kecil yang terlaksana lebih baik dari ide-ide besar tapi belum di ungkapkan.”

2.Harus berani memulai
sebagian orang mungkin merasa bahwa bisnis itu adalah dunia yang bebas, tidak menentu pendapatannya sehingga takut untuk terjun ke dalamnya. Ini yang menjadi penghambat seseorang untuk bisa memulai bisnisnya

3. Jangan terlalu banyak analisis
sebagian orang mungkin merasa bahwa jika mencoba berbisnis mereka tidak akan mendapat pendapatan yang pasti seperti orang-orang kantoran atau takut rugi jika bisnisnya gagal. Justru inilah penghambat, kuncinya adalah JUST DOIT ! urusan hasil tergantung dari kerja keras dan usaha kita.

4. Jangan ingin serba instant
fenomena masyarakat kita yang memiliki antusianme besar terhadap acara seperti Indonesian Idol atau reality show yang berbau pencarian bakat menunjukkan bahwa masih banyak orang-orang yang ingin mencapai kesuksesan secara instant. Padahal sesuatu yang di dapatkan secara mudah akan menghilang dengan cara yang mudah juga dan tentu ini tidak akan membentuk karakter manusia yang tangguh.

5. Bermimpi besar
kita lihat dari film sang Pemimpi bahwa kekuatan mimpi itu bisa menjadi pembakar semangat kita untuk meraih cita-cita. Ketiga sahabat itu memiliki mimpi besar untuk bisa melanjutkan studi hingga ke luar negeri dan akhirnya tercapai. Bill Gates, diawal karirnya pernah bermimpi bahwa setiap rumah akan memiliki computer dan ini terbukti.

6. Jangan terpaku pada pendidikan
Tidak jarang fenomena masyarakat kita yang bisa menjadi sukses tanpa meilihat latar belakang pendidikannya lihat saja Sujiwo Tejo yang berlatar pendidikan matematika, malah sukses menjadi seniman. Tidak selamanya latar belakang pendidikan menentukan karir kita ke dapan.kecuali untuk karir di bidang pendidikan.

7. Be positive thinking
Thomas Alfa Edison melakukan 999 kali percobaan tetapi masih gagal. Beliau berkata, “ Aku berhasil menemukan 999 cara yang gagal dalam pembuatan lampu.” Ini menunjukkan kekuatan berpikir positive akan memudahkan langkah kita.

8. Bekerja Sama
manusia adalah makhluk social sehingga tidak bisa bekerja sendirian. Manusia saling membutuhkan, bohong besar jika ada seseorang yang men-klaim dirinya sukses atas usahanya sendiri, pasti di dalam kesuksesannya itu terapat orang-orang yang membantu dia, baik secara langsung maupun tidak.

9. Tahu tentang kewirausahaan
kita infin berperang tetapi tidak mengetahui siapa musuh kita, itu merupakan kesalahan besar. Jika kita ingin memasarkan produk kita, tentu kita harus tahu pasar. Jangan sampai setelah terjun ke lapangan kita mengalamai kelabakan karena tidak hapal medan.

10. Fokus
Mungkin karena sifat ingin buru-buru kaya, kita mengambil spsialisasi bisnis terlalu banyak sehingga hasilnya pun tidak maksimal karena tidak bisa di jalani secara focus. Akibatnya kosentrasi terpecah, msih mending jika usahanya sukses, tetapi bagaimana jika keduanya gagal?

11. Peduli Konsumen
Pembeli adalah raja. Bob sSadino ini adalah orang yang memperhatikan konsumen. Caci maki dari seorang pembantu rumah tangga ia jadikan masukan bagi manajemen pemasarannya. Ia menjadikan keluhan konsumen sebagai masukan dan langkah perbaikan kedepannya.

12. Utamakan Kualitas
Beliau sangat memperhatikan kualitas barang yang akan di jual. Beliau tidak ingin mengecewakan konsumen dengan barang yang rusak atau catat.

13. Kerjakan Semua Dengan Tuntas
Tidak bekerja setengah-setengah, apabila telah memulai usaha maka bekerjalah dengan seirus. Jangan sampai berhenti di tengah jalan karena akan menyia-nyiakan harta, tenaga, waktu yang telah kita kerahkan untuk memulai bisnis.

14. Pandai menempatkan Prioritas
Urutan kerja di urut berdasarkan prioritas sehingga tidak ada pekerjaan menumpuk di akhir-akhir.

15. Kerja Keras Dan Kerja Cerdas
Banyak orang yang merasa telah bekerja keras namun tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Missal saja nahasiswa tingkat akhir yang mengejar kelulusan di bulan Juli ini, walaupun ia tergolong mahasiswa yang memiliki IPK di atas rata-rata, bagaimana jika ia lupa memperhatikan jumlah SKS-nya ? mungkin saja ia tidak jadi lulus Juli karena kurang 1 SKS saja. Ia lupa berkerja cerdas, lupa strategi.

16. Tidak Mencampur Adukan Uang Probadi dengan Perusahaan
Hal ini bisa memacu tindakan korupsi, walaupun dalam jumlah yang kecil. Uang perusahaan bisa saja tercampur denga uang pribadi karena terdapat keteledoran dalam hal pencatatan keuangan. Sebaiknya rekeningnya di pisah, untuk memudahkan pengaturan keuangan juga.

17. Jangan Menyerah
Kegagalan adalah bumbu kehidupan, kegagalan membuat kita bisa mnjadi manusia tangguh

18. Selalu Melibatkan Allah Dalam Setiap Aktifitas
Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang. Dalam segala aktifitas kita akan bernilai ibadah.

19. Berprilaku Baik
Inilah mata uang berlaku dimana saja. Dengan perilaku yang baik, masyarakat akan menaruh kepercayaan kepada kita sehingga orang-orang akan percaya akan kredibilitas kita. Kita pun bisa dengan mudah masuk dalam lingkungan masyarakat.

Kisah Sukses Chairul Tanjung

Kisah Sukses Chairul Tanjung



Chairul Tanjung Pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1962 Pengusaha sukses asal indonesia ini dikenal luas sebagai pendiri sekaligus   pemimpin, CT Corp (sebelum 1 Desember 2011 bernama Para Group)
.
Karier dan kehidupan
Chairul lahir di Jakarta dalam keluarga yang sederhana. Ayahnya A.G. Tanjung adalah wartawan zaman orde lama di sebuah surat kabar kecil. Chairul berada dalam keluarga bersama enam saudara lainya. Ketika Tiba di zaman Orde Baru, usaha ayahnya dipaksa tutup karena tulisannya dianggap berbahaya dan berseberangan secara politik dengan penguasa saat itu. Keadaan tersebut memaksa orangtuanya menjual rumah dan berpindah tinggal di kamar losmen yang sempit.

Setelah lulus dari SMA Boedi Oetomo pada tahun 1981, Chairul melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia (fakultas kedokteran gigi). ketika kuliah dia dikenal sebagai murid yang sangat baik hal ini terbukti saat ia mendapat
penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional periode 1984-1985.

Naluri pengusaha mulai muncul dalam dirinya saat ia menjadi Mahasiswa, untuk membiayai kuliahnya yang cukup besar dia berjualan buku kuliah stensilan dan kaos selain itu Ia juga pernah membuka usaha foto kopi dikampus. Chairul juga pernah mendirikan sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta Pusat, tetapi usahanya ini tidak berhasil,

Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia, Chairul bersama tiga rekannya  mendirikan PT Pariarti Shindutama  pada tahun 1987. Dengan modal awal Rp 150 juta dari Bank Exim,  (PT Pariarti Shindutama adalah perusahaan yang kegiatannya memproduksi sepatu anak-anak untuk ekspor). Karena Kerja keras yang luar biasa perusahaan tersebut mendapat pesanan 160 ribu pasang sepatu dari Italia. Akan tetapi, karena ada masalah internal dalam perusahaan (perbedaan visi tentang ekspansi usaha), Chairulpun memilih pisah dan mendirikan usaha sendiri.

Beliau sangatlah piawai dalam membangun jaringan dan berorganisasi hal inilah yang membuat bisnisnya semakin berkembang. Setelah keluar dari PT Pariarti Shindutama Chairul mereposisikan dirinya ke tiga bisnis inti: yaitu keuangan, properti, dan multimedia. 

Kemudian ia pun mendirikan sebuah kelompok perusahaan dengan nama Para Group. Perusahaan Konglomerasi ini mempunyai Para Inti Holdindo sebagai fatherholding company, yang membawahkan beberapa sub-holding, yakni Para Global Investindo (bisnis keuangan), Para Inti Investindo(media dan investasi) dan Para Inti Propertindo (properti).

Kamis, 21 Maret 2013

PERSIAPAN PRIBADI PENGUSAHA MUDA

A.    Mempersiapkan Diri untuk Menjadi Pengusaha Muda

1.    Membangun kepribadian pengusaha muda
Berikut ini merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian :
a.    Mengenal diri sendiri
Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:
1)    Mengenal karakter pribadi
Untuk menjadi sukses, seorang pengusaha paling tidak harus mempunyai karakter pribadi yang bermotivasi tinggi, suka mencari tantangan, tidak mudah putus asa dan suka bergaul dengan orang lain. Motivasi tinggi diwujudkan dengan adanya dorongan dari diri sendiri untuk mencapai tujuan dan sukses secara terus-menerus.
2)    Mengenal bakat dan kemampuan
Keberhasilan usaha diperoleh dari barang dan jasa terbaik yang diihasilkan oleh pengusaha. Untuk menghasilkan barang dan jasa terbaik diperlukan adanya bakat dan kemampuan. Ada orang lahir dengan bakat  tertentu, sehingga ketika dia berusaha sesuai dengan bakatnya tersebut dapat menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas. Tetapi ada juga kemampuan yang berupa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari proses belajar.
b.    Mempersiapkan Perubahan Sikap Mental.
Bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas ;
1)    Sikap menghadapi ketidakpastian
Perencanaan yang baik akan mengurangi ketidakpastian. Selain itu dapat dilakukan mekanisme reserve for deficit month, yaitu cara mendapatkan dana cadangan yang diperoleh dari keuntungan pada saat bulan-bulan ramai. Cara ini biasaya dilakukan dengan menyimpan 25% dari total keuntungan.
2)    Siap mengatakan bisa
Seorang pengusaha pantang mengatakan “TIDAK  BISA”. Sebab apabila seorang pelanggan butuh suatu barang dan dijawab tidak bisa disediakan, maka potensi kehilangan pelanggan menjadi besar dan usaha akan menjadi tidak maksimal.
3)    Siap bekerja keras, tekun dan sabar
Usaha baru yang belum banyak dikenal perlu dengan sabar diperkenalkan ke masyarakat, bahkan kalau perlu dari pintu ke pintu (door to door).
4)    Berani mengambil risiko dan jangan sampai rugi
Setiap risiko dapat diperkecil dengan melakukan perhitungan secara matang, membuat alternatif dan berhati-hati dalam setiap tindakan.

B.    Mempersiapkan Keterampilan Pengusaha Muda

Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses perlu diperlukan beberapa keterampilan softskill yang harus dikuasai yaitu :
1.    Menjaga reputasi
Reputasi seseorang  dikenal orang lain melalui daftar riwayat hidupnya. Daftar riwayat hidup bukan sekedar berisi deretan pekerjaan, tetapi juga hal-hal terkait pengalaman dan kemampuan dalam melakukan suatu kegiatan, deretan kompetensi dan rangkaian tanggung jawab yang dapat diemban.
2.    Kemampuan membangun jaringan
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam membangun jaringan yaitu :
•    Menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat.
•    Menjadi anak gaul.
•    Buat kartu nama yang menarik dan spesifik serta berikan kepada teman baru.
•    Tawarkan persahabatan yang tulus.
3.    Naluri mengenali peluang usaha
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan naluri mengenali peluang usaha:
•    Menentukan arah usaha dan minat.
•    Menumbuhkan kepekaan lingkungan dan kondisi di sekitar.
•    Menerapkan manajemen informasi.
4.    Kemampuan Persuasi dan Negosiasi
Untuk meningkatkan kemampuasn persuasi dan negosiasi, diperlukan adanya beberapa hal yaitu :
•    Itikad baik untuk menciptakan win-win solution.
•    Mempersiapkan diri sebelum negosiasi.
•    Meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengendalian emosi.
•    Sikap profesional.

C.    Membangun Usaha Saat Muda

Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu :
1.    Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu :
•    Usia mahasiswa yang berkisar antara 18 samoai 25 tahun memiliki semangat  besar untuk meraih mimpinya.
•    Penguasaan teori yang baik dan pengalaman yang telah ada.
•    Daya nalar dan sistematika berpikir yang cukup baik.
•    Kemampuan fisik yang prima.
•    Kreativitas yang tinggi dan lahirnya inovasi.
2.    Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi tersebut adalah :
•    Waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar semasa kuliah dan belum menikah dibandingkan dengan sete;ah lulus dan bekerja.
•    Banyak peluang usaha yang dapat digali disekitar kampus dan komunitasnya.
•    Simpati masyarakat terhadap kaum muda dan mahasiswa relatif tinggi.
•    Rasa kesetiakawanan dalam alamamater yang tinggi.

D.    Merealisasikan Mimpi menjadi Kenyataan

Ada pertanyaan, mengapa anak muda sekarang harus bermimpi menjadi  pengusaha? Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah :
•    Persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat.
•    Kebebasan menentukan nasib sendiri dan berkreasi.
•    Potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi.
•    Idealisme mengurangi pengangguran.
Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut ? Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, yaitu :
•    Mengubah impian menjadi visi.
•    Menyusun rencana strategis.
•    Menetapkan rencana jangka pendek.
Dalam menyusun rencana jangka pendek, diperlukan perencanaan yang sesuai dengan kaidah SMART, yaitu :
1)    Spesific, merupakan target yang harus dijabarkan jelas dan tidak bermakna ganda.
2)    Measurable, merupakan target yang dapat diukur dengan jelas.
3)    Achievable, merupakan target yang dicapai dengan realistis.
4)    Reasonable, merupakan pencapaian target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai.
5)    Time Based, merupakan kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.
•    Melaksanakan usaha.

    Terhadap seluruh pekerjaan, perlu dilakukan evaluasi untuk mennetukan cara yang terbaik dalam pemakaian bahan baku, proses dan penanganan output, serta kepuasan konsumen. Pada dasarnya untuk evaluasi paling tidak ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan, yaitu jumlah, kualitas, harga dan ketetapan waktu dalam penyaluran produk. Apabila hal tersebut dapat dikelola dengan baik, maka usaha akan berkembang sesuai dengan yang diharapkan.

KONSEPSI DASAR KEWIRAUSAHAAN

A.    Pengertian Kewirausahaan

Wirausahawan (entrepreneur) adalah sseseorang yang menciptakan sebuah usaha atau bisnis yan dihadapkan dengan risiko dan ketidakpastian untuk memperoleh keuntungan dan mengembangkan bisnis dengan cara mengenali kesempatan dan memanfaatkan sumber daya yang diperlukan.
Ciri umum yang selalu terdapat dalam diri wiraushawan yaitu kemampuan sesuatu menjadi lebih baik atau menciptakan sesuatu yang benar-benar baru atau berjiwa kreatif dan inovatif.

B.    Keuntungan menjadi Wirausahawan

    Banyak orang yang terdorong menjadi wirausahawan karena mereka memiliki banyak peluang mencapai tujuan yang dikehendakinya sendiri, memeroleh laba yang maksimal dan banyak lagi. Beberapa peluang sebagai keuntungan yang memberikan dorongan kuat seseorang untuk berwirausaha adalah sebagai berikut :
1.    Menpunyai kebebasan mencapai tujuan yang dikehendaki.
Beberapa wirausahawan menggunakan kebebasannya untuk menyusun kehidupan dan perilaku kerja pribadinya secara fleksibel. Mereka dapat menentukan sendiri target-target pencapaian usaha yang mereka inginkan, kebebasan dalam menggunakan sumber daya dan tidak bergantung pada orang lain.
2.    Mempunyai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan potensi diri secara penuh.
Para wirausahawan ditentukan oleh kreativitas, antusias dan visi mereka sendiri. Dengan memiliki sebuah usaha, mereka dapat mendemonstrasikan pikiran dan perilaku mereka sendiri.
3.    Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal.
Dengan membuka usaha, ada manfaat yang membanggakan diri seperti dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain, membantu yang tidak mampu dan memperoleh laba yang cukup banyak sehingga dapat menikmati kehidupan yang lebih baik.
4.    Terbuka kesempatan untuk melakukan perubahan.
Apabila kita menjadi pengusaha, maka kita mempunyai kebebasan untuk mengubah kondisi perusahaan sesuai dengan keinginan kita yang sudah dipikirkan dengan sangat matang dan risiko yang diperhitungkan dengan cermat.
5.    Terbuka peluang untuk membantu masyarakat dalam menciptakan kesempatan kerja.
Dalam mendirikan sebuah usaha, berarti wirausahawan memberikan manfaat pada masyarakat untuk mendapatkan kesempatan kerja dan membantu masyarakat dalam mendapatkan barang atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka.
6.    Terbuka peluang untuk berperan dalam masyarakat dan mendapatkan pengakuan atau usaha mereka.
Para pengusaha seringkali dihormati, dipercaya, bahkan mereka sangat dihargai karena hasil usaha mereka yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat atau lingkungannya.

C.    Ciri dan Sikap Wirausahawan

    Wirausahawan yang sukses haruslah orang yang mampu melihat ke depan, berpikir dengan penuh perhitungan, serta mencari pilihan dari berbagai alternatif masalah dan solusinya. Geoffrey G. Meredith (1996) mengemukakan ciri-ciri wirausahawan sebagai berikut :
1.    Percaya Diri
Merupakan sikap dan keyakinan untuk memulai, melakukan dan menyelesaikan tugas atau pekerjaan yang dihadapi.
2.    Berorientasi pada tugas dan hasil
Keberhasilan pencapaian tugas tersebut, sangat ditentukan oleh motivasi berprestasi, berorientasi pada keuntungan, kekuatan dan ketabahan, kerja keras, energik serta berinisiatif.
3.    Berani Mengambil Risiko
Untuk memperkecil kegagalan usaha maka seorang wirausahawan harus mengetahui peluang kegagalan. Dengan mengetahui sumber kegagalan, maka kita dapat berusaha memperkecil risiko.
4.    Kepemimpinan
Kepemimpinan ini bukan hanya memberikan pengaruh pada orang lain atau bawahanny, melainkan jua sikap dalam mengantisipasi perubahan.
5.    Keorisinalan
Keorisinalan dan keunikan barang atau jasa merupakan hasil inovasi dan kreativitas yang diterpakan.
6.    Berorientasi pada masa depan
Wirausahawan akan terus berupaya untuk berkarya dengan menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dengan yang sudah saat ini.

Berdasarkan ciri-ciri wirausahawan di atas, dapat kita identifikasi sikap seorang wirausahawan yang dapat dilihat dari kegiatannya sehari-hari yaitu disiplin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan inovatif, mandiri dan realisitis.

D.    Membangun Kewirausahawan di Indonesia

    Di samping rendahnya motivasi menjadi wirausahawan, salah satu faktor yang mempersulit tumbuhnya kewirausahawan di Indonesia adalah masalah birokrasi pemerintah. Masalah birokrasi dimulai dari perizinan sampai kebijakan dunia perbankan yang sampai saat ini masih menjadi perbincangan yang tak ada ujung pangkalnya. Sehingga kita harus membangun semangat diri yang kuat bahwa baik buruknya kondisi hidup seseorang bergantung pada diri kita sendiri tanpa menggantunggan diri pada orang lain.
    Semangat kewirausahawan harus dibangun berdasarkan asas pokok sebagai berikut :
1.    Kemauan untuk berkarya (terutama dalam bidang ekonomi) dan semangat mandiri.
2.    Mampu membuat keputusan yan tepat dan berani mengambil risiko.
3.    Kreatif dan Inovatif.
4.    Tekun, teliti dan produktif.
5.    Berkarya dengan semangat kebersamaan dan etika bisnis yan sehat.

Kerangka pengembangan kewirausahaan di Indonesia dapat dilakukan dengan beberapa strategi sebagai berikut :
1.    Memperbaiki pendidikan kewirausahaan yaitu sistem pendidikan kewirausahaan yang menyebar dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi dan melakukan kerja sama dengan dunia industri melalui keiatan magang kewiraushaan.
2.    Menyediakan infrastruktur yang tidak terbatas hanya pada transportasi dan komunikasi, melainkan juga infrastruktur pendidikan baik formal maupun nonformal.
3.    Menyediakan informasi seluas-luasnya bagi wirausahawan yang berada pada tahapan start-up melalui layanan internet.
4.    Membuka akses selebar-lebarnya dalam pendanaan terutama bagi UKM.
5.    Membuat program komunikasi dan inisiatif bagi kewirausahaan.
6.    Menetapkan bidang-bidang yang mudah dimasuki oleh wirausahawan baru serta mendorong wirausahawan yang sukses di bidang industri manufaktur.
Jadi prasyarat menjadi wirausahawan sukses adalah munculnya kemauan untuk berwirausaha atau memiliki semangat kewirausahaan atas kemauannya sendiri.